PMI INDRAMAYU KERAHKAN PASUKAN DISINFEKTAN SISIR AREA LAYANAN PUBLIK

INDRAMAYU- Palang Merah Indinesia (PMI) Kabupaten Indramayu mengerahkan 10 anggotanya yang tergabung dalam Pasukan Disinfektan. Pasukan yang terdiri dari anggota PMI dan relawan ini akan berjibaku untuk melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Tim yang terdiri dari 10 orang ini akan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi lokasi layanan publik seperti kantor pelayanan, rumah sakit, puskesmas, terminal, stasiun kereta api, permukiman warga, pasar, dan tempat tempat peribadatan umat.

Proses disinfeksi yang mulai digelar hari Minggu (22/3) PMI Indramayu melakukan di dua lokasi yakni Markas PMI Indramayu dan kantor layanan masyarakat di Kecamatan Patrol.

Ketua PMI indramayu Mulya Sedjati mengatakan PMI akan menerjunkan pasukan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona 19 ini. Mulya Sedjati menjelaskan, tim berjumlah sepuluh orang ini akan bersama sama masyarakat untuk mencegah sekaligus memutus penyebaran virus covid 19 khusunya di wilayah Kabupaten Indramayu.

“PMI sudah membentuk tim untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona 19 di wilayah Kabupaten indramayu. Tim ini bertugas melakukan pencegahan dengan teknis penyemprotan disinfektan di kawasan publik,” jelas ketua PMI Indramayu, Mulya Sedjati.

Tim PMI yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD), satu set semprotan, sepatu boot, dan kacamata khusus ini akan bekerja untuk melakukan pencegahan pandemi Corona 19 di wilayah Kabupaten Indramayu.

“kita utamakan lokasi yang berkaitan dengan masyarakat. Apakah itu rumah sakit, permukiman warga. PMI akan berada di tengah tengah masyarakat Indramayu,” jelas Mulya Sedjati.

Mulya Sedjati meminta masyarakat untuk tidak panik dengan Corona 19. PMI Indramayu mengajak masyarakat untuk mengikuti instruksi dari pemerintah yakni tetap menjaga sosial distance atau jaga jarak sosial agar virus yang menghebohkan dapat segera ditangani (rilis pmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *